Wednesday, December 9, 2015

SUATU MALAM

Tikus tikus kecil meramaikan sudut jalan
Di atasnya berdiri gubuk sumber energi
Lihatlah lelaki setengah tua itu
Bersama putra dan putrinya
Bermain bertemakan kasih sayang
Mungkin rembulan dan bintang iri
Siapa yang peduli...
Teriak si putri"ayah"
"Iya sayang sebentar"
Hanya sejengkal ia beranjak
Seakan takut dengan perpisahan
Termenung si putra"ibu"
Hembusan angin pun tak menjawab
Hanya sebutan nenek yang ia tau
Seakan ASI tak pernah di rasa

No comments:

Post a Comment